Student Life Informationmenubutton

Menu
  • Daily Life Information
  • Part-time job
  • Culture�History
  • Geography�Weather
登校風景

Geography and Weather

Four seasons of Japan

HARU (Musim Semi)

Di Jepang, musim dingin biasanya berlangsung sampai awal bulan Maret. Kemudian secara perlahan temperatur akan meningkat dan menjadi hangat pada akhir bulan Maret. Pohon sakura atau cherry blossoms akan mulai mekar dari kawasan Jepang selatan ke kawasan utara secara perlahan-lahan. Pohon sakura adalah salah satu jenis tanaman yang sangat khas di Jepang dan dianggap melambangkan negara Jepang. Umumnya pada musim semi warga Jepang akan melakukan Hanami. Hanami adalah tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga dan juga berarti piknik dengan menggelar tikar untuk pesta makan-makan di bawah pohon sakura.
Memasuki musim semi di Jepang, yaitu pada bulan april biasanya sekolah-sekolah dan perusahaan-perusahaan akan memulai kegiatannya kembali serta upacara-upacara menyambut siswa baru dan karyawan baru akan dilaksanakan. Banyak orang akan memulai lembar baru hidup mereka di musim semi, menjadi murid di sekolah baru, mahasiswa di universitas baru, pegawai di kantor baru, pindah ke rumah baru ataupun menikah.
Pada bulan April hingga bulan Mei berbagai macam bunga yang indah akan bermekaran. Suasana iklim yang sangat bersahabat ini sangatlah nyaman untuk dilewati, tidak terlalu dingin dan juga tidak terlalu panas. Di awal bulan Mei para petani di Jepang akan memulai kembali aktivitas penanaman padi di sawah-sawah mereka.
Pada bulan Mei di Jepang ada istilah "Golden Week" yang artinya periode di akhir bulan April hingga minggu pertama bulan Mei yang memiliki serangkaian hari libur resmi. Masa liburan ini biasanya digunakan oleh masyarakat Jepang untuk pulang ke daerah asal, berkumpul dengan keluarga dan bersantai di rumah ataupun berwisata ke dalam dan luar negeri.

春

TSUYU (Musim Hujan)

Memasuki bulan Juni di Jepang, maka curah hujan di negara ini akan menjadi lebih tinggi terkecuali daerah Hokkaido. Musim hujan tahunan di Jepang ini dikenal dengan nama "Tsuyu" yang biasanya dimulai dari bulan Juni dan biasanya akan berlangsung selama sebulan. Biasanya suasana di periode "Tsuyu" ini terasa panas dan lembab dalam waktu bersamaan. Pada bulan Juni di Jepang tidak ada hari libur nasional sehingga walaupun curah hujan tinggi atau dengan kata lain setiap hari hujan orang-orang akan tetap berkerja dan beraktivitas seperti biasanya.

梅雨

NATSU (Musim Panas)

Berakhirnya musim hujan di Jepang, menandakan bahwa Jepang akan memasuki musim panas. Di bagian selatan Jepang, umumnya pada musim panas adalah waktu untuk berenang dan pergi berjemur di pantai.
Di Jepang, ketika memasuki musim dingin maka kelembaban akan rendah sehingga udara terasa kering. Sebaliknya pada musim panas kelembaban akan menjadi tinggi. Pada musim panas ini khususnya di daerah selatan Jepang terasa sangat panas dan kelembaban udara yang tinggi. Suhu udara dapat mencapai 30°celcius hingga 35° pada siang hari, bagi orang-orang Jepang yang tinggal di daerah kering musim panas adalah musim yang sangat tidak bersahabat.
Memasuki pertengahan bulan Agustus, ada sebuah acara agama buddha yang dikenal dengan nama "Bon" atau sekarang lebih merujuk ke festival musim panas. Pada bulan ini sekolah-sekolah dan perusahaan akan memberikan waktu libur yang panjang. Orang-orang akan menggunakan waktu liburan ini untuk berrekreasi, melakukan perjalanan wisata, atau pulang kampung dan sebagainya.

夏

AKI (Musim gugur)

Di Jepang, musim panas biasanya akan berakhir pada awal bulan September. Memasuki akhir bulan September suhu akan terasa sangat sejuk dan nyaman. Tetapi akhir-akhir ini pada bulan September dan Oktober akan terjadi banyak badai topan atau dikenal dengan Thypoon.
Pada bulan Oktober hingga November Jepang akan memasuki musim gugur. Pada musim ini dedaunan hijau akan berubah warna menjadi kuning, merah dan juga oranye sehingga anda dapat melihat pemandangan yang sangat indah menyelimuti pegunungan dan taman-taman.

秋

FUYU (Musim Dingin)

Memasuki musim dingin di Jepang maka daerah lebih utara dari Tokyo seperti Hokkaido akan terasa sangat dingin dan salju akan turun. Tumpukan salju bisa mencapai tebal 2-3 meter di daerah yang banyak turun salju. Musim dingin ini sangat tidak bersahabat karena suhu yang begitu rendah serta mengganggu berbagai macam aktivitas seperti pekerjaan, transportasi dan lainnya sehingga masyarakat Jepang harus mampu bertahan dalam kondisi ini.
Sedangkan wilayah bagian barat dan selatan suhu udaranya relatif lebih tinggi dan salju akan turun hanya beberapa kali dalam setahun. Di musim dingin selain terasa sangat dingin, udara pun terasa kering. Maka dari itu bagi orang asing yang belum terbiasa dengan suhu dingin seperti ini akan terkejut dan berpengaruh terhadap kondisi kesehatan badan. Namun pada musim dingin walaupun udara terasa sangat dingin biasanya cuacanya akan cerah apabila tidak turun salju. Orang-orang di bagian selatan Jepang juga merasakan turunnya salju walaupun hanya sedikit.

冬

Geography of Japan

Jepang adalah negara yang mempunyai empat musim dan iklim di Jepang juga berbeda, iklim subtropis di selatan hingga daerah iklim sedang di utara. Negara Jepang sebagai negara kepulauan kaya akan produk lautnya, dan sektor perikanan merupakan sektor yang terpenting dalam ekonomi Jepang.

日本の地理
Page Top